IMG_20240106_134746
Pakaian adat yang ada di Sumatra Selatan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
HAII WARGA SMEPPASSA 👋👋👋👋

Apakah kalian sudah tau? Pasti belumkan……
Yuk,kita pelajari budaya yang ada di Sumatera Selatan
Dilansir https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Selatan

Sumatra Selatan[6] adalah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian Selatan pulau Sumatera. Ibu kota Sumatera Selatan berada di kota Palembang, dan pada tahun 2021 penduduk provinsi ini berjumlah 8.550.849 jiwa. Secara geografis, Sumatera Selatan berbatasan dengan provinsi Jambi di utara, provinsi Kepulauan Bangka-Belitung di timur, provinsi Lampung di selatan dan Provinsi Bengkulu di barat. Provinsi ini kaya akan sumber daya alam, seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara. Selain itu, ibu kota provinsi Sumatera Selatan, Palembang, telah terkenal sejak dahulu karena menjadi pusat Kedatuan Sriwijaya.

Nah disini saya akan menjelaskan tentang, Apasaja Pakaian Adat Sumatera Selatan !!

“1. Pakaian Adat Aesan Gede

Pakaian adat aesan gede merupakan pakaian yang seringkali digunakan pada saat upacara pernikahan, yang disebut munggah. 

Aesan gede sendiri berasal dari kata aesan yang berarti hiasan dan gede yang berarti kebesaran, jadi kalau kita simpulkan pakaian adat aesan gede merupakan hiasan atau pakaian kebesaran.

Aesan gede merupakan pakaian yang berasal dari kerajaan besar Sriwijaya yang didominasi oleh warna merah dengan benang emas berbahan dasar kain songket.

Kain songket yang digunakan memiliki ciri khas berwarna keemasan yang sesuai dengan julukan Sumatera sebagai swarnadwipa yang berarti pulau emas.

Terdapat beberapa motif yang digunakan, seperti motif bermacam bunga.

• Motif bunga mawar, memiliki makna sebagai penawar atau menjauhkan marabahaya.

• Motif bunga tanjung, memiliki makna sebagai motif yang melambangkan keramahan.

• Motif bunga melati, memiliki makna yang melambangkan kesucian, keagungan dan sopan santun.

• Motif pucuk rebung, memiliki makna yang melambangkan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Pada pengantin pria, bagian kepala dipasang penutup kepala berupa mahkota yang bernama kesuun.

Mahkota tersebut berhiaskan melati dan tebeng malu diatasnya
Pada bagian badan terdapat aksesoris berupa kalung kebo munggah dan slempang sawir, pada bagian lengan digunakan berbagai gelang seperti gelang gepeng dan gelang sempuru.

Untuk bawahan pengantin pria menggunakan celano sutra, sebuah celana yang terbuat dari sutra dengan motif ukel.

Tidak lupa dengan alas kaki khas yang bernama canela.

Pada pengantin wanita, terbagi dari bagian kepala, badan, tangan dan kaki. Pada bagian kepala terdapat bungi rampai, gandik, gelung malang, tebeng malu, kesuhan, dan kelapo standan.

Sedangkan untuk bagian badan terdiri dari teratai, kalung kebo munggah, dan songket.

Untuk bagian tangan terdiri dari aksesoris atau perhiasan seperti gelang gepeng, sempuru, ulo betapo dan cenela sebagai alas kaki.
2. Baju Adat Basemah

Baju Adat Sumatera Selatan ini berasal dari kota Pagaralam. Masyarakat memberinya nama dengan sebutan baju Adat Basemah. Baju adat ini umumnya digunakan saat acara-acara pernikahan dan acara adat lainnya yang di gelar di Kota Pagaralam atau sekitarnya.

Baju adat Basemah ini adalah baju keagungan yang pernah digunakan oleh kerajaan pada zaman dahulu.

Pakain adat ini biasa digunakan sebagai baju kebesaran dan baju bagi setiap anggota kerajaan.
Jadi, pakaian ini tidak bisa dipakai oleh sembarang orang.

Pakaian adat Basemah yang digunakan oleh pria adalah merupakan paduan dari songket khas Kota Pagaralam.

Atasannya dengan baju jenis bludru berwarna merah.

Pada wanita, menggunakan baju jenis bludru merah senada dengan baju pria.

Pakaian adat Basemah ini diberikan selendang di bagian dada yang terbuat dari bludru juga.

Pakaian dengan baju adat Basemah ini dihiasi dengan aksesoris-aksesoris yang membuat cantik dan bagus baju ini.

Aksesoris ini ada di pakaian pria maupun wanita.

Pada pakaian pria ditambahkan aksesoris berupa logam emas di sekitar pakaiannya.

Ada kalung berbentuk tanduk kerbau yang terbuat dari emas. Kemudian ditambah dengan sebuah mahkota berwarna emas di kepalanya.

Sementara pada pakaian wanita memiliki lebih banyak hiasan dan aksesoris.

Baju adat Basemah ini dihiasi dengan banyak aksesoris seperti kalung emas, ada mahkota dan konde yang juga terbuat dari emas.

3. Pakaian Adat Banyuasin
Baju adat Banyuasin merupakan pakaian adat Sumatera Selatan yang sering digunakan oleh para pengantin pada saat upacara pernikahan.

Dimana baju adat ini mempunyai warna yang cukup berbeda dari pakaian adat lainnya dimana cenderung didominasi oleh warna yang cerah. Sementara untuk baju adat banyuasin mempunyai warna yang lebih gelap atau hitam dengan perpaduan kuning keemasan.

Empat Lawang merupakan pakaian adat yang berasal dari kabupaten Empat Lawang tepatnya berbatasan langsung dengan daerah Rejang Lebong Bengkulu.

4. Pakaian Adat Empat Lawang

Dimana baju Adat empat Lawang merupakan pakaian adat Sumatera Selatan yang mempunyai motif bunga dengan hub dan juga songketnya yang cukup unik.

Baju adat empat lawang ini mempunyai warna merah dan dilapisi dengan menggunakan aksesoris pendukung lainnya yang berasal dari kuningan dan tampak seperti ditaburi lapisan emas.

Pakaian yang digunakan oleh pengantin pria adalah dengan menggunakan jubah atau baju kebesaran dengan panjang mencapai basah lutut.
Sementara pada kaum wanita akan nampak anggun dengan menggunakan lapisan songket pada beberapa bagian pakaiannya.

5. Pakaian Adat Ogan Ilir.
Ogan Ilir merupakan pakaian adat Sumatera Selatan yang berasal dari kabupaten Ogan Ilir.

Dimana bagi adat Ogan Ilir ini masih memadukan pakaian pria dengan pakaian wanita dengan menggunakan balutan songket khas dari Sumatera Selatan dan juga menggunakan aksesoris hiasan mahkota yang juga terbuat dari lapisan emas.
Nah, itulah 5 contoh Pakaian Adat Sumatera Selatan serta penjelasannya.
Sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Selatan https://palpres.disway.id/read/640729/5-pakaian-adat-sumatera-selatan-yang-unik-dan-elok-dipandang

nah sobat smeppassa Masih tetap semangat ngak nih? ya harus tetap semangat ya sobat smeppassa,dan jangan lupa tetap semangat belajar yaaaa👋

Sekian dari saya
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Penulis: kinantasya nida Kirana 7C

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

20230412154328-1-tari-maena-khas-pulau-nias-001-adrian-juliano

TARI MAENA BERASAL DARI SUMATRA UTARA

Haloo sobat smeppassa!! kali ini kita akan mengenal Tarian Maena yang berasal dari Sumatra Utara Indonesia memiliki berbagai ragam kesenian tradisional yang kaya nan unik. Di Sumatra Utara, tepatnya di Pulau Nias, terdapat salah satu kesenian tradisional yang unik yaitu Tari Maena. Tari Maena termasuk dalam golongan tarian yang dilakukan bersama-sama oleh beberapa orang dalam

Baca selengkapnya...
f18fa3d4c13e8e292d8a77ad5e70cd4b

JADIKAN PANCASILA SEBAGAI PEDOMAN DALAM BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT; EDISI HARI PANCASILA

Hari Lahir Pancasila jatuh pada tanggal 1 Juni yang ditandai oleh pidato yang dilakukan oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno pada 1 Juni 1945. Pemilihan tanggal 1 Juni sebagai hari lahir pancasila merujuk pada momen sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan/BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Pada sidang tersebut, Soekarno dalam pidatonya yang berjudul

Baca selengkapnya...
IMG-20231227-WA0003

PAKAIAN ADAT JAWA BARAT DAN CIRI KHASNYA

Hai sahabat smeppassa.🇮🇩 Selamat hari libur semua🤗. Sudah tau belum Pakaian Adat Jawa Barat dan Ciri Khasnya? Ada 6 pakaian adat Jawa Barat seperti Pangsi,Kebaya,Bedahan,Menak,Modang,Jajaka dan Beskap. Naah Pakaian Adat Jawa Barat memiliki keindahan dan keunikan tersendiri yang mencerminkan warisan budaya dan sejarah yang kaya.Salah satu pakaian adat yang terkenal adalah “kebayanya” . Kebaya biasanya

Baca selengkapnya...
IMG-20230527-WA0052

EXPO KORWIL SMEPPASSA

Halo teman – teman smeppassa, bagaimana nih kabarnya? pasti sudah tahu dong kalau beberapa hari kemarin ada Expo pendidikan di kabupaten lumajang, bagaimana nih menarik banget kan? pasti diantara kalian teman – teman smeppassa sudah tahu dong bagaiamana Stand Expo karena ada beberapa siswa yang mewakili kunjungan Expo.    Expo Korwil Pasirian sangat menarik banget

Baca selengkapnya...
IMG_20231225_131825

Mengenal Tempat Wisata Di Jawa Timur

  Assalamualaikum warahmatullahiwabarokatuh Hai sabahat SMEPPASSA👋👋👋 Kita akan belajar mengenai tempat wisata yang berada di Jawa Timur Kalian udah tau belum? belum kan? Ayukk,simak artikel di bawah ini! – Pengertian tempat wisata dilansir oleh um-Palembang.ic.id Tempat wisata merupakan tempat yangmenjadi kunjungan karena mempunyai sumberdaya, baik alami maupun buatanmanusia. – Manfaat tempat wisatadilansir oleh travelingmalang.id a)

Baca selengkapnya...