calung1
MENGENAL SEJARAH DAN CARA MEMAINKAN ALAT MUSIK CALUNG

Musik sudah menjadi bahasa universal yang menghubungkan manusia dari berbagai latar belakang budaya. Di Indonesia, setiap daerah memiliki alat musik tradisionalnya sendiri yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.

Salah satu alat musik tradisional yang unik adalah Calung yang berasal dari Jawa Barat. Detikers, kali ini kita akan membahas soal alat musik Calung yang dilansir dari berbagai sumber.

– Sejarah Alat Musik Calung

Calung memiliki akar sejarah yang sangat dalam di Jawa Barat. Jejak sejarahnya dapat dilacak hingga zaman kerajaan Sunda, yang menjadikannya salah satu alat musik tertua di Indonesia.

Calung seringkali digunakan dalam berbagai upacara adat dan perayaan budaya dan telah menjadi bagian penting dari identitas budaya Sunda selama berabad-abad.

Selama masa penjajahan kolonial Belanda, alat musik ini mengalami penyebaran yang lebih luas di Jawa Barat dan sekitarnya. Itu menjadi simbol perlawanan terhadap penindasan dan cara untuk mempertahankan warisan budaya Sunda.

Bahkan setelah kemerdekaan Indonesia, Calung tetap berperan penting dalam kehidupan masyarakat Jawa Barat.

Calung dibuat dari potongan-potongan bambu yang diolah secara teliti. Tiga jenis bambu yang sering digunakan untuk membuat Calung adalah bambu hitam, bambu petung, dan bambu wuluh. Bambu-bambu ini dipilih berdasarkan karakteristik nada yang dihasilkan. Bambu hitam menghasilkan nada yang rendah, sementara bambu petung dan bambu wuluh menghasilkan nada yang lebih tinggi.

Rangkaian bambu ini kemudian diberi lubang dengan ukuran yang berbeda di sisi atasnya. Ukuran dan letak lubang ini memengaruhi nada yang dihasilkan saat bambu dipukul.

Proses pembuatan Calung memerlukan keterampilan dan keahlian khusus dalam memilih dan memahat bambu sehingga menghasilkan suara yang indah dan harmonis.

– Asal Muasal Nama Calung

Melansir dari Buku Waditra Mengenal Alat-Alat Kesenian Daerah Jawa Barat oleh Drs Ubun Kubarsah R menyebutkan jika asal-usul kata Calung berasal dari penggabungan dua kata, yaitu ca yang bermakna maca (membaca) dan lung yang mengacu pada linglung atau kebingungan.

Pada masa lalu, alat musik Calung digunakan sebagai instrumen tunggal yang sering dimainkan oleh orang yang sedang menunggu panen padi di ladang atau sawah. Bagi mereka yang memainkannya, musik yang dihasilkan oleh Calung memberikan rasa nyaman dan menghibur saat mereka merasa bingung atau kebingungan (haté nu keur liwung).

Mengapa alat musik ini dinamai Calung? Kata Calung berasal dari bahasa Sunda yaitu carang pring wulung (pucuk bambu wulung), ada pula yang mengartikannya dengan dicacah melung-melung (dipukul berbunyi nyaring) yang akhirnya memberikan nama pada alat musik ini.

– Cara Memainkan Calung

Memainkan Calung bukanlah hal yang mudah. Mengutip dari jurnal elibrary.unikom.ac.id, pemain Calung harus duduk bersila di atas tikar dan meletakkan Calung di depannya. Mereka menggunakan dua bilah bambu yang disebut pandet.

Calung dibuat berderet sesuai tangga nada pentatonik (da mi na ti la) dan dimainkan dengan cara memukul atau menggesek bagian-bagian bambu Calung. Teknik ini memerlukan keterampilan dan koordinasi yang tinggi.

Selain itu, pemain Calung juga harus menguasai berbagai lagu tradisional Sunda. Mereka sering kali mengiringi vokal atau alat musik lain dalam pertunjukan seni tradisional, seperti wayang golek atau tari Jaipong. Ini memerlukan pemahaman mendalam tentang struktur musik tradisional Jawa Barat dan kemampuan untuk improvisasi.

Detikers, Calung menjadi salah satu bukti keindahan budaya Jawa Barat yang telah bertahan selama berabad-abad yang bukan hanya sekedar alat musik. Calung adalah bagian penting dari sejarah dan identitas masyarakat Jawa Barat yang perlu kita lestarikan.

sumber: https://www.detik.com/jabar/budaya/d-6922915/alat-musik-calung-sejarah-dan-cara-memainkannya

sumber foto:https://sipaku.disparbud.garutkab.go.id/calung

penulis: Rezi Zukhrotun Nisa/8I

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

IMG_20240123_200655

WADUK BENING WIDAS

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh   Haii SMEPPASSA JAWARA Siapa nih yang suka mengunjungi danau atau semacam waduk? Tenang, kita akan membahas waduk yang sangat bersih lho.  Waduk Bening Widas di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ini bisa dijadikan salah satu alternatif untuk merayakan malam pergantian tahun baru. Dari berbagai rimbunnya pepohonan, dengan perairan

Baca selengkapnya...
IMG_20240205_184911

TIPS MEMPERBAIKI DIRI MENURUT ISLAM

  Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh   Haii SMEPPASSA JAWARA Dapat kita ketahui sebelumnya bahwa kehidupan didunia, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Namun kita semua sebagai umat mukmin sudah seharusnya untuk mengubah diri kita menjadi lebih baik. •> Merenungkan tujuan penciptaan kita” Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepadaku” (QS. Adz-Dzariyat:56)•>

Baca selengkapnya...
IMG-20240121-WA0000

TEMPAT WISATA KEBUN BINATANG SURABAYA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Halo!! Smepassa jawara kali ini kita akan membahas tentang Tempat wisata KBS (KEBUN BINATANG SURABAYA) Kebun Binatang Surabaya (KBS)adalah salah satu kebun binatang yang populer di Indonesia dan terletak di Surabaya. KBS merupakan kebun binatang yang pernah terlengkap se-Asia Tenggara, di dalamnya terdapat lebih dari 351 spesies satwa yang berbeda yang terdiri

Baca selengkapnya...
IMG_20230926_153033

LESTARIKAN BUDAYA

Di era globalisasi saat ini perkembangan teknologi semakin canggih, mudahnya mencari informasi dapat membawa perubahan terhadap kebudayaan manusia. Manusia kini perlahan mulai meninggalkan gaya hidup tradisional menuju gaya hidup yang lebih modern. Sehingga budaya para leluhur mulai tersingkirkan oleh zaman.  Masyarakat Indonesia kini banyak di pengaruhi oleh budaya barat, sehingga sulit ditemukan budaya-budaya nusantara warisan

Baca selengkapnya...
1000040308

HARI SANTRI

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hallo sahabat smeppassa. Kalian tau ga sih? kalau pada tanggal 20 oktober – 22 oktober SMPN 1 PASIRIAN telah memperingati hari santri nasional 2023. Diman semua peserta didik diharapkan untuk memakai busana muslim putih bagi perempuan dan memakai sarung bagi laki laki. Hari Santri sendiri merujuk pada sebuah peristiwa sejarah perjuangan para

Baca selengkapnya...