Screenshot_20231221-184604_Google
ASAL USUL UPACARA ADAT KABUENGA

Upacara adat Kabuenga berasal dari tradisi masyarakat Minahasa, sebuah suku di Sulawesi Utara, Indonesia. Tradisi ini berkaitan dengan budaya pertanian dan penghormatan terhadap alam. Kabuenga sendiri berasal dari kata dalam bahasa Minahasa yang berarti “mengambil” atau “mencari.”

Upacara adat Kabuenga dipercaya bermula dari keyakinan masyarakat Minahasa akan pentingnya keseimbangan antara manusia dan alam. Mereka percaya bahwa hasil panen yang melimpah adalah hasil dari kerja keras petani, tetapi juga sebagai anugerah dari alam. Untuk menyampaikan rasa syukur dan memastikan kesuburan tanah, upacara Kabuenga menjadi suatu tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam upacara adat Kabuenga, biasanya terdapat serangkaian prosesi yang melibatkan para petani dan tokoh adat. Salah satu kegiatan utama dalam upacara ini adalah pengambilan “Toodu”, yaitu tumpukan hasil panen yang disiapkan untuk diarak dan dipersembahkan kepada para leluhur dan roh dari tanah. Para petani dengan penuh kekhusyukan mengumpulkan hasil panen seperti padi, jagung, dan berbagai jenis tanaman lainnya untuk disusun dalam tumpukan “Toodu”.

Setelah tumpukan “Toodu” disiapkan, prosesi selanjutnya adalah mengarak Toodu tersebut menuju tempat suci atau tempat peribadatan. Di sana, para tokoh adat akan memimpin doa syukur sambil memberikan persembahan kepada roh tanah dan leluhur, memohon kesuburan dan keselamatan untuk para petani, serta meminta perlindungan terhadap bencana alam. Upacara ini juga diwarnai dengan nyanyian, tarian adat, dan berbagai bentuk ekspresi keagamaan dan kebudayaan.

Selain itu, upacara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam masyarakat, karena seluruh warga desa biasanya ikut terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan upacara Kabuenga. Mereka bekerja bersama-sama untuk memastikan kelancaran upacara dan memastikan bahwa roh tanah dan leluhur menerima persembahan dengan penuh rasa hormatq dan pengabdian.

Dalam perkembangannya, upacara adat Kabuenga memiliki peran penting dalam melestarikan nilai-nilai budaya lokal dan juga sebagai media pendidikan bagi generasi muda agar tetap menghargai alam dan kearifan lokal. Meskipun demikian, pengaruh modernisasi dan perubahan dalam struktur sosial telah memengaruhi pelaksanaan upacara adat ini. Namun, masyarakat Minahasa yang peduli dengan pelestarian budaya tetap berupaya untuk menjaga keaslian dan nilai-nilai dalam upacara adat Kabuenga, sehingga tradisi ini tetap hidup dan menjadi bagian integral dari identitas budaya mereka.

Sumber foto: Good News From Indonesia

penulis: Aqueeni Bintang (9G)

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

IMG_20240105_185351

AIR TERJUN SIPISO-PISO

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh ย  Haii SMEPPASSA JAWARA Mari kita cari yang dingin-dingin yuk. Apa ya kira-kira, Air Terjun Sipiso-piso saja bagaimana? Air Terjun Sipiso-piso merupakan salah satu objek wisata Andalan dari Provinsi Sumatera Utara. Dan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 120 meter. Lokasi air terjun ini berada tidak jauh dari danau

Baca selengkapnya...
IMG-20231228-WA0021

UPACARA ADAT REBA

Haii smeppassa ๐Ÿ‘‹๐Ÿป๐Ÿ‘‹๐ŸปBagaimana kabarnya hari ini? Tentunya baik kan? Kesempatan kali ini kita akan membahas tentang budaya di Nusa Tenggara Timur, simak artikel di bawah ya!! UPACARA ADAT REBA NUSA TENGGARA TIMUR DI lansir dari liputan6.comPesta Adat Reba, kegiatan kebudayaan masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan dalam rangka menyambut pergantian tahun. Salah satu ciri

Baca selengkapnya...
IMG-20230409-WA0023

KHATAMAN DAN BUKBER ( EDISI RAMADHAN )

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ย  ย  Hai sobat SMEPPASSA Bagaimana nih kabarnya?? Semoga tetap semangat ya dalam belajar. Kali ini ada berita kalian pastinya belum taukan?Yuk mari kita baca bersama-sama berita ini berjudul ” KHATAMAN AL-QUR’AN DAN BUKBER OSIS SMEPPASSA BERSAMA GURU REMAS DAN KETUA ESKUL”. ย  Pada kegiatan kali ini SMPN 1 PASIRIAN mengadakan kegiatan

Baca selengkapnya...
IMG-20231225-WA0019

BARANG SIAPA YANG BERSUNGGUH -SUNGGUH BERJALAN PADA JALANNYA MAKA IA AKAN SAMPAI PADA TUJUANNYA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh๐Ÿ’•Selamat menunaikan ibadah sholat Subuh ๐Ÿ’•13 Jumadil akhir 1445 H26 Desember 2023 “Barang siapa yang bersungguh-sungguh berjalan pada jalannya maka pasti ia akan sampai pada tujuannya.”Surat Al – ‘Ankabut ayat 69 : Allah Bersama Orang-orang yang Berbuat Baik. “Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan

Baca selengkapnya...
IMG-20230321-WA0021

GLADI KOTOR PAGELARAN PENTAS SENI SWETA ANTASENA

๐—š๐—น๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐—ผ๐˜๐—ผ๐—ฟ ๐—ฃ๐—ฎ๐—ด๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ป๐—ถ ๐—ฆ๐˜„๐—ฒ๐˜๐—ฎ ๐—”๐—ป๐˜๐—ฎ๐˜€๐—ฒ๐—ป๐—ฎ Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh, Pada hari Selasa, 21 Maret 2023, anak-anak kelas 9 melakukan latihan pementasan terakhir sebelum latihan diliburkan pada bulan puasa, yang disebut ‘gladi kotor’. Mengapa disebut ‘gladi kotor’? Karena latihan terakhir ini masih belum bisa dianggap sempurna, selain itu tidak cocok juga disebut ‘gladi bersih’ karena

Baca selengkapnya...